Rabu, 06 Februari 2013

Lebah Penghasil Madu



Lebah bermacam-macam jenisnya, ada yang menghasilkan madu dan ada juga yang tidak, ada yang memiliki sengat ada yang tidak, dan tidak semua lebah menghasilkan madu, lebah penghasil madu adalah sebagai berikut:

1.    Apis Dorsata
       Apis Dorsata adalah lebah hutan, salah satu jenis lebah madu yang sulit dibudidayakan karena agresif dan ganas. Ukuran tubuh Apis Dorsata paling besar dibanding lebah jenis lainnya, panjang badannya 1,9 cm. Jenis lebah ini hidup di hutan-hutan dengan koloni bergelantungan pada pohon-pohon yang tinggi. Pada satu pohon bisa ditemukan hingga puluhan koloni. Apabila diganggu akan menyerang musuhnya secara masal, sengatannya dapat mematikan.

2.    Apis Cerana
       Apis Cerana ialah spesies lebah madu yang berasal dari Asia. Tempat tempat yang paling disukai adalah tempat-tempat yang terlindung, teduh dan gelap seperti dalam kotak, almari, celah-celah dinding berlapis, lubang-lubang pohon, atap rumah, dibawah pohon rindang dll.
Lebah jenis ini yang dipakai untuk pengobatan karena bentuknya kecil dan tidak suka gerakan kasar. Lebah ini cukup produktif sehingga mudah dipelihara di pedesaan.

3.    Apis Melifera
       Apis Mellifera berasal dari daerah Eropa, ukurannya lebih besar dari lebah Apis Cerana. lebah ini adalah memiliki gelang berwarna kuning, mudah dipelihara dan diangon. Di Indonesia Apis Melifera merupakan lebah impor yang didatangkan pada tahun 1972. Sebanyak 25 koloni Apis Melifera disumbangkan Australia Feedom for Hunger Campaign Committee kepada Pusat Perlebahan Apiari Pramuka sekaligus sebagai cikal bakal pengembangan lebah modern di Indonesia.

4.    Trigona
       Ukuran tubuh Tigona lebih kecil daripada jenis lebah lainnya. Lebah Trigona biasa membuat sarang di lubang-lubang bambu dalam rumah dan tergolong lebah jinak. Trigona biasa disebut teuweul (Bhs. Sunda).
Tempat tinggalnya di tempat-tempat gelap, untuk keluar masuk dibuat lubang sangat kecil, sekitar 1 cm yang dilindungi oleh zat perekat. Seperti juga lebah lainnya tempat tinggalnya tersusun atas beberapa bagian, terdapat bagian yang digunakan menyimpan madu, tempat tepung sari, tempat telur, larva dll. Lebah ini gemar mengambil getah pohon, sehingga madu yang dihasilkannya sedikit asam. Hanya sedikit saja madu yang bisa dihasilkan oleh lebah jenis Trigona
Lebah menghasilkan madu jauh lebih banyak dari jumlah yang mereka butuhkan. Menurut para ahli, cara memproduksi madu seperti ini merupakan respon cerdas lebah untuk mengantisipasi musim paceklik nektar dan serbuk sari. Pada musim dingin bunga-bunga tak bermekaran dan jumlah nektar sangat sedikit, bahkan tidak ada sama sekali. Saat itulah lebah tak akan kelaparan karena mempunyai stok madu di gudang mereka dalam sarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar